Free Shipping on order $35+

Tuesday, April 21, 2009

Manajemen SEO_Hati-hati Tukar Link.

Hallo Blogger Indonesia, ada nggak Blogger yg tidak suka tukar link atau Link Exchange? Hampir semuanya suka, kan? Kenapa mereka suka melakukan hal itu? Salah satu tujuannya adalah agar Blog mereka makin mudah diakses atau di-Crawl oleh Search Engine seperti Google, Yahoo Search Engine, dsb. Atau yg dikenal dengan istilah SEO (Search Engine Optimization). Dengan begitu harapannya mereka bisa mendapatkan "pengunjung gratis" ke Blog atau website mereka tanpa harus susah-susah "mengundang" mereka dulu. Manajemen SEO.

Tetapi, tahukah kamu, Blogger Indonesia, bahwa kalau kamu tidak tahu strateginya, kamu justru akan mendapatkan hasil sebaliknya? Artinya, Blog atau website kamu justru akan "turun nilainya" di mata Search Engine? Sehingga usaha SEO kamu justru bisa gagal total hanya karena salah strategi tukar Link atau Link Exchange? Kamu mungkin bertanya: "Lho, koq, bisa?"

Ya. Sangat mungkin. Setidaknya begitulah kata "guru" SEO saya. Ilmu link exchange ini saya peroleh dengan biaya cukup mahal, lho. Dari sumber yg kondang dan terpercaya. Jadi, mau kamu ikuti atau tidak terserah kamu (emangnya kalo Blog kamu jeblog, aku pikirin... he, he...). Aku cuma mau berbagi ilmu saja, koq. Supaya Blog kamu juga bisa SEO Friendly seperti beberapa Blog-ku yg selalu-setiap hari mendapat pengunjung gratis dan menghasilkan dollar dari Google Adsense. Yaitu Semarang Online, The Ambarawa Railway Museum, Quality Forum, ISO 9001 Forum, dan juga ISO 14001 Forum.
Manajemen SEO.

Jangan Salah Pilih "Teman". Pahami Falsafah Air.

Blogger Indonesia, sebenarnya tukar link itu tidak ada yg salah, karena Blog kamu makin dikenal luas, makin banyak teman. Tetapi, kalau kamu "salah pilih teman", itu masalahnya. Indikasi SEO itu bisa dilihat dari Page Rank. Makin tinggi Page Rank, berarti makin SEO Friendly. Page Rank itu ibarat air. Dia mengalir ke tempat yg lebih rendah. Kalau begitu, bagaimana tukar link atau Link Exchange atau pilih "teman" yg benar?

Kalau tujuan kamu tukar link adalah untuk meningkatkan SEO atau Page Rank, maka kamu harus ikuti falsafah air tadi. YAITU: CARILAH TEMAN YG LEBIH TINGGI. Tempatkan Link kamu di Blog atau Website yg Page Rank-nya lebih tinggi dari Page Rank kamu. Kalau kamu menempatkan Link (URL) kamu di Blog temen yg lebih rendah dari kamu, maka Page Rank kamu justru akan mengalir ke tempat dia. Begitu. Paham????!!!
Manajemen SEO.

Tapi itu tidak menjadi soal, kalau tujuan kamu tukar Link adalah hanya untuk nambah teman. Tapi, masa sih Blogging hanya untuk nambah teman. Bukan untuk cari uang???? Terus, biar
Page Rank kita gak turun caranya gimana? Lagian, kalau ada yg ngajak tukeran Link, kita harus gimana..??!!

BERSAMBUNG... TUNGGU ARTIKEL LANJUTANNYA, YA....
!!!

Tuesday, April 14, 2009

"Blog Management", Kunci Sukses Making Money Online_1

Blogger Indonesia. Banyak Blogger yg mengeluh, setelah sekian lama Blogging untuk mengais rejeki di dunia maya, atau istilah kerennya “Making Money Online”, ternyata belum juga berhasil mengeruk mata uangnya Si Barack “Anak dari Menteng” Obama itu ke pundit-pundi mereka. Padahal mereka sudah menghabiskan waktu, tenaga, termasuk dana untuk bayar pulsa, dan perhatiannya untuk kegiatan “fiktif” yang satu ini. Sampai-sampai terserang Syndrome Blogaholic. Akhirnya Blogger seperti ini menjadi sedikit sinis, dan curiga jangan-jangan mereka ini hanya menjadi korban orang-orang yg ahli di dunia internet atau Website untuk mengeruk uang. Seperti misalnya mereka yg pintar membuat e-book atau software, atau pun affiliasi di dunia maya.

Pikiran seperti itu wajar. Bahkan saya juga pernah hampir putus asa setelah lebih dari setahun belum menghasilkan dollar juga. Apalagi ketika saya justru menjadi ”korban” dari sebuag program affiliasi yg ternyata ”menipu”, sehingga saya rugi lebih dari US$ 50. Tetapi, semua itu sekarang sudah berlalu semenjak bulan Maret 2009 ini beberapa Blog saya sudah bisa menghasilkan uang dan sedikit demi sedikit mulai mengisi Account PayPal saya. Beberapa Blog saya tsb di antaranya adalah musTrays Management, Stanley’s Blogging Site, Semarang Online, The Ambarawa Railway Museum, Quality Forum, dan bebera Blog saya lainnya.

Blog-blog tsb bisa menarik dollar dari Google AdSense, BidsVertiser, maupun program Paid to Blog atau program membuat review. Penghasilan dari membuat review ini cukup lumayan. Satu review ada yg dihargai US$ 7.5, ada pula yg US$ 10. Bahkan untuk tiga minggu terakhir ini saya bisa mengumpulkan sekitar US$ 50.

Mungkin rekan-rekan Blogger Indonesia bertanya: “Bagaimana caranya hingga bisa seperti itu?” Baiklah. Saya akan berbagi pengalaman saya ini, tetapi bukan pada artikel ini. Artikel ini akan saya fokuskan untuk membahas perlunya mengelola Blog (Blog Management) secara baik agar tujuan Blogging kita tercapai. Terutama bila tujuan Blogging kita adalah untuk menghasilkan uang dari Blog kita atau istilahnya Making Money Online.

Apa itu Blog Management?

BERSAMBUNG....

Saturday, April 11, 2009

Waspadai Syndrome "Blogaholic"

Blogger Indonesia, hati-hati terhadap syndrome "Blogaholic", karena syndrome ini sangat membahayakan. Jangan main-main, dan jangan diremehkan, karena selain bisa berakibat pada orang yg terserang, syndrome ini bisa berdampak buruk bagi lingkungan sekitarnya, terutama keluarga. Mulai sekarang coba perhatikan diri kamu, jangan-jangan kamu juga sudah mulai terserang syndrome "Blogaholic" ini.

Apa itu syndrome "Blogaholic"? Syndrome "Blogaholic" adalah syndrome yg menyerang para Blogger di seluruh dunia. Ia tidak hanya menyerang Blogger di suatu negara, melainkan menjangkau seluruh dunia. Ia tidak hanya menyerang Blogger Eropa yang memiliki empat musim, tetapi juga negar-negara katulistiwa dengan dua musim seperti Indonesia. Ciri-ciri Blogger yg terserang syndrome ini adalah sbb:

Susah tidur, bahkan selalu kurang tidur, dan selalu merasa bahwa waktu 24 jam dalam sehari itu kurang. Yang lebih parah lagi, Blogger yg sudah terserang syndrome ini sebenarnya tidak ingin tidur kalau tidak berpikir bahwa besok harus masuk kerja. Bahwa ada istri dan atau anak yg harus ditemani tidur.

Tanda-tanda lainnya adalah matanya selalu kelihatan mengantuk, phisiknya kelihatan kelelahan dan susah konsentrasi ketika diajak berbicara hal lain selain Blogging. Blogger yg terserang syndrome ini mirip seorang anggota MLM yang di mana-mana hanya berbicara MLM. Bedanya, kalau anggota MLM selalu berusaha menarik orang menjadi Down-line dia, tetapi Blogger yg terserang Syndrome "Blogaholic" hanya berbicara panjang lebar tentang betapa attractive-nya Blogging.

Selain itu, Blogger yg terserang syndrome "Blogaholic" juga lebih suka menyendiri. Tidak lagi menyukai kegiatan sosial atau bersosialisasi. Bahkan, jika sudah parah, Ia lebih suka Blogging daripada mengajak anak bermain, pergi ke tempat ibadat, atau mengantar istri shopping. Inilah yg bisa membuat keluarga Blogger yg terserang syndrome ini berantakan, karena keluarga mulai tidak bisa menerima sikap Blogger yg sudah terserang syndrome "Blogaholic" ini.

Bagaimana mengatasi syndrome "Blogaholic" ini?

Sampai saat ini belum ada resep khusus dari dunia medis untuk mengatasi atau mengobati Blogger yg sudah terserang syndrome ini. Paling banter pendekatannya hanya melalui psikiater. Sedangkan, pihak yg disalahkan sebagai biang mewabahnya syndrome "Blogaholic" ini adalah Google sebagai pihak yg menyebarluaskan Blog gratis melalui Blogspot-nya.

Anehnya, Google bukannya mengurangi maupun menghilangkan dampak dari syndrome ini. Google justru terus meningkatkan Blogspot-nya dengan berbagai fitur atau option baru seperti misalnya "follower" yg memungkinkan para Blogger saling berinteraksi dan bertukar artikel di Blog masing-masing. Jadi, kapan syndrome "Blogaholic" ini bisa diatasi? Atau kamu, Blogger Indonesia punya resepnya?

Silakan berikan "resep" kamu di kolom "post a comment" di bawah ini. Siapa tahu "resep" kamu sangat manjur untuk mengatasi syndrome "Blogaholic". Setidak-tidaknya untuk saya yg juga sudah terserang syndrome ini "sangat parah". Blogger Indonesia. Kasih resepnya, ya....?? Aku butuh banget, nich...

Thursday, April 9, 2009

Nikmatnya Nyontreng

Blogger Indonesia, akhirnya…..
setelah hari-hari yg melelahkan itu,
setelah hari-hari yg penuh kecurangan itu,
setelah hari-hari yg penuh intrik itu,
setelah hari-hari yg penuh cacian dan fitnah itu,
setelah hari-hari yg penuh sindiran itu...

Blogger Indonesia, akhirnya…..
setelah hari-hari yg penuh iklan itu,
setelah hari-hari yg penuh janji-janji itu,
setelah hari-hari yg penuh kebohongan itu,
setelah hari-hari yg penuh ”penggorokan” itu,
setelah hari-hari yg penuh spanduk itu,
setelah hari-hari yg penuh uang bertebaran itu...

Blogger Indonesia, akhirnya…..
setelah hari-hari yg penuh money politics itu,
setelah hari-hari yg penuh goyang dhangdhut itu,
setelah hari-hari yg penuh ”serangan fajar” itu,
setelah hari-hari yg penuh kata ”rakyat” itu,
setelah hari-hari yg penuh ”politisi yg mendadak peduli pada rakyat” itu,
setelah hari-hari yg penuh ”Caleg Facebook” itu...

Blogger Indonesia, akhirnya…..
setelah hari-hari yg penuh massa bayaran itu,
setelah hari-hari yg penuh kekhawatiran kegagalan pemilu itu,
setelah hari-hari yg penuh umpatan ke KPU itu,
setelah hari-hari yg penuh kekhawatiran banyak Golput itu...

Blogger Indonesia, akhirnya aku nyontreng juga.…..
Lega rasanya....
Lega karena aku bisa mengekspresikan sikap politik saya.
Memang, sich...
Aku tidak terlalu puas dengan Caleg pilihanku,
Karena tidak semuanya ideal seperti yg aku dambakan,
Yaitu Caleg yg cerdas, jujur, kompeten, dan masih muda...
Tapi setidaknya aku mencontreng sesuai partai yg aku suka.
Partai yg menurutku masih lebih baik dari partai lainnya...

Blogger Indonesia, ternyata nyontreng itu nikmat juga, ya…
Nikmat, karena bisa melepaskan hasrat kita.
Karena ada harapan....
Harapan apa....???
Harapan Caleg yg kita contreng bisa menang...
Harapan partai yg kita contreng bisa menang...
Kalaupun tidak menang...
Setidaknya aku bisa sedikit ”menghadang” Caleg yg tidak aku suka,
Setidaknya aku bisa sedikit ”menghambat” partai yg tidak aku suka,
Partai yg menurutku tidak layak untuk berkuasa,
Partai yg menurutku tidak bisa menciptakan system yg membuat orang buruk menjadi orang baik
Partai yg justru membuat orang baik menjadi penjahat, jadi koruptor...

Nikmat rasanya....

(musTrays Management - Blogger Indonesia)

Tuesday, April 7, 2009

When Dracula Bites Me on a Trade Show

Dear Bloggers, one day, on a Friday the 13th, I came to a trade show held in the campus of my university. There were a lot of products offered such as books, clothing, computers, films, etc. Several products were displayed on some trade show booths outside the buildings, under the sun. While some others were displayed inside the university building i.e. movies, computers, etc. Each product type was placed in a room made of “pipe and drape”.

It was the last day of the trade show. Firstly, I visited the trade show held outside the building. There were a lot of banner stands displaying logos, artworks, marketing messages, etc. Everything looked good. I wonder if it was a good work. Local newspapers reported about total transactions recorded at this trade show, that it already exceeds its previous transaction, although this trade show is not finish yet. I was thinking in my mind, “While internet marketing tends to grow in its role, trade show still exists in its own role on marketing of a product. Marketer should not abide trade show equipment’s role in attracting customers. The better these equipments, i.e. displays, banner stands, table skirts, “pipe and drape”, as well as trade show booths, may the better transactions will be recorded”.

Having about three hours visit outside the building, I then came into the university building to visit the trade show held here. While milieu out side there was crowded, milieu here felt calm. Not too crowded. I looked around. Most of rooms here were made of equipments what is called “pipe & drape”, which is used at trade shows or trade fairs to make trade show booths. They are made of aluminum pipes and fire retardant fabrics that can make 10x10, 10x12 or 20x20 booths.

I visited every room here, when I finally entered a movie show room. I took a sheet to saw the movie played here. I enjoyed the movie, since it’s a romantic movie, my favorite movie. But, everything became in disarray, when suddenly, in that movie, a boyfriend whose going to kiss his girlfriend became different to be a Dracula. He bites his girlfriend until she was dead. Moreover, the Dracula went off the screen. He walked down and getting close to me. As he was going to bite me, I pulled out a pipe beside me. I hit him while screaming: “..Urghh… got y..!!” But, suddenly I woke up. Oh, my God. It’s just a dream, a bad dream!!!
(musTrays Management - Blogger Indonesia)

Thursday, April 2, 2009

Pemilu Legislatif 2009: "Menggorok" Caleg, Mencontreng "Penanam Modal".

Blogger Indonesia, atau siapapun Anda, menurut Anda pemilu legislatif 2009 ini apakah akan menghasilkan anggota DPR yg benar-benar qualified, bermutu, kompeten? Anggota DPR yg handal, politikus tulen yg benar-benar memperjuangkan kepentingan bangsa, kepentingan rakyat banyak, jujur dan kredibel? Politikus sejati yang memang layak menduduki kursi DPR karena memiliki kemampuan, skill dan pengetahuan yg memadahi untuk duduk sebagai anggota DPR?

Syukurlah kalau jawaban Anda adalah "Ya". Mungkin Anda termasuk golongan orang-orang optimis, atau Positive Thinking. Tetapi, kalau saya sendiri, seandainya ditanya hal yg sama saya akan mengatakan "Tidak". Inginnya, sich, menjawab "Ya", dan optimis demi Indonesia ke depan yg lebih baik. Tetapi melihat realita pemilu legislatif 2009, koq, seperti ini, saya jadi -orang Jawa bilang- "Miris".

Miris itu kira-kira maknanya was-was, karena melihat tanda-tanda yg sudah jelas mengarah kepada sebuah hasil atau akibat yg sangat buruk. Kenapa bisa begitu? Pengalaman saya sebagai Team Sukses salah satu caleg mambawa saya pada kesimpulan itu. "Miris".

Pengalaman yg bagaimana? Blogger Indonesia, inilah fakta yg akan saya ceritakan, dan sepertinya sudah menjadi fenomena di mana-mana di Indonesia ini. Sudah menjadi "rahasia umum".




Inilah rahasia umum itu.

Sebagian besar rakyat kita sekarang ini berpendapat bahwa pemilu legislatif 2009 ini adalah saatnya untuk "menggorok" para Calon Anggota Legislatif atau Caleg sebelum mereka "menggorok" uang rakyat. Jadi Caleg yg "membantu" rakyat saat inilah yg akan mereka coblos.

Maka yang terjadi kemudian adalah para Caleg dipersilakan masuk ke RT atau kampung atau perumahan mereka, tetapi jangan harap mereka mendapat suara kalau tidak "membantu" sama sekali. Membantu apa? Macam-macam. Ada pavingisasi. Rehab tempat ibadah. Ada seragam Sinoman, seragam Ormas, dlsb. Ada juga uang mulai dari ratusan ribu hingga belasan, bahkan puluhan juta rupiah.

Jadi, Blogger Indonesia, sekarang ini ada RT, atau RW, atau dusun, atau perumahan yg menerima banyak "bantuan" dari banyak Caleg. Lalu suaranya dikasih siapa nantinya? Ya, mereka musyawarahkan. Dibagi-bagilah. Bahkan dalam satu keluarga saja mereka atur. Bapak mencoblos Caleg A, Si Ibu mencobolos Caleg B, Si Anak mencoblos Caleg C, dst. Ada juga "Wakil Warga" yg berani menjamin begini: "Warga Saya" akan 100% mendukung Bapak / Ibu Caleg dan kami tidak akan mengijinkan Caleg lain masuk ke wilayah kami asal Bapak /Ibu Caleg bersedia menyelesaikan proyek kami 100%, plus ini, plus itu."

Soal kampanye? Ini juga soal "bantuan" atau uang lagi. Ada "bantuan", ada "massa". Tak ada "bantuan", tak ada "massa". Sepuluh ribu rupiah? Dua puluh lima ribu rupiah? It's OK! Daripada nganggur, narik becak, atau ngojek. Capek. Mendingan kampanye, dong. Dapat makan. Dapat Snack. Bisa lihat artis ngebor, artis ngecor, dlsb.

Jadi, kalau ada kampanye pawai "massa" hingga ribuan orang, itu jangan segera dilihat sebagai massa sesungguhnya, kemungkinan besar itu adalah "Massa Bantuan". atau "Massa Bayaran" Fenomenanya adalah, ada orang yg kemudian pekerjaannya menjadi "Massa Bayaran" dan ada yg menjadi "Pengerah Massa Bayaran". It's about money, man...!!! Termasuk dalam hal pasang atribut partai. Fenomenanya sama persis.

Nah, Blogger Indonesia, kalau sudah begini, mau apa sekarang? Mau berharap Pemilu Legislatif 2009 nanti menghasilkan anggota DPR atau DPD yg kompeten? Ya, kalau kebetulan Caleg yg banyak "membantu" tadi adalah Caleg yg qualified dan kompeten..., ya bersyukurlah, karena rakyat saat ini diuntungkan dengan "bantuan" yg diterimanya, dan lima tahun ke depan diwakili anggota legislatif yg bermutu juga.

Masalahnya adalah, Caleg yg memenuhi kriteria qualified, kompeten, dan sekaligus "bisa membantu" itu ada berapa gelintir orang? Dan juga, rakyat pemilih yg tidak berorientaasi "bantuan" itu juga ada berapa gelintir? Itu saja. Jadi, kelihatannya pemilu legislatif besok itu hanya akan menghasilkan penanam modal. Investor. Bukan Legislatif handal, qualified, dan kompeten. Karena sebagian besar rakyat pemilih akan mencontreng Caleg yg memberi "bantuan". Dan mereka itu sebenarnya adalah "penanam modal" atau bisa juga dibilang "pencari kerja".


Making Money While Blogging is Real:

Making Money while Writing Blog Posts? How can? Yes, you can. I did it. All you need to do is signing-up to these Paid Reviews sites: http://www.Blogsvertise.com or: http://www.sponsoredreviews.com
Many thanks to everyone at websites I stated above for supporting this Blog.